Artikel

Sunnah-sunnah Haji

03 May 2024 | Administrator

Haji, salah satu ibadah dari sekian banyak ibadah yang dimiliki oleh umat Islam, adalah momen sakral yang dirindukan oleh jutaan umat Muslim setiap tahunnya. Setiap aspek dalam ibadah haji memiliki tata cara yang telah ditetapkan secara detail oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, termasuk sunnah-sunnah yang memperkaya pengalaman spiritual para jamaah.

Sunah-Sunnah Ihram:


1. Mandi ketika Ihram: Mandi sebelum mengenakan pakaian ihram merupakan tindakan yang disunahkan. Hal ini sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang mandi setelah mengenakan pakaian ihram.

2. Memakai minyak wangi sebelum Ihram: Sunnah untuk mengenakan minyak wangi sebelum berihram, sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Sahabat.

3. Berihram dengan kain ihram putih: Mengenakan kain ihram berwarna putih adalah sunnah yang ditegaskan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

4. Shalat di lembah ‘Aqiq: Sunnah untuk shalat di lembah ‘Aqiq bagi orang yang melewatinya.

5. Mengangkat suara ketika membaca talbiyah: Disunnahkan untuk mengeraskan suara ketika membaca talbiyah.

6. Bertahmid, bertasbih, dan bertakbir sebelum mulai Ihram: Sunnah untuk memuji Allah dan bertakbir sebelum memulai ihram.

7. Berihram menghadap Kiblat: Sunnah untuk menghadap Kiblat ketika berihram.

 Sunah-Sunnah Ketika Masuk Kota Makkah:

8-13. Menginap di Dzu Thuwa, mandi untuk memasuki Kota Makkah, dan masuk Kota Makkah pada siang hari: Sunnah untuk menginap di Dzu Thuwa, mandi sebelum memasuki Kota Makkah, dan masuk Kota Makkah pada siang hari.

14-25. Sunah-sunnah Thawaf: Termasuk di antaranya al-Idhthiba’, mengusap Hajar Aswad, mencium Hajar Aswad, sujud di atas Hajar Aswad, bertakbir setiap melewati Hajar Aswad, berlari-lari kecil pada tiga putaran pertama thawaf pertama, mengusap rukun Yamani, berdo’a di antara dua rukun, shalat dua raka’at di belakang Maqam Ibrahim, dan iltizam tempat di antara Hajar Aswad dan pintu Ka’bah.

Sunah-Sunnah Sa’i:


26-30. Sunah-sunnah Sa’i: Termasuk di antaranya mengusap Hajar Aswad, membaca ayat Al-Baqarah 2:158, berdo’a di Shafa, berlari-lari kecil antara dua tanda hijau, dan melakukan hal yang sama di Marwah.

Sunah-Sunnah Ketika Keluar dari Mina:


31-34. Sunah-sunnah Ketika Keluar dari Mina: Termasuk di antaranya berihram untuk haji pada hari Tarwiyah, shalat di Mina pada hari Tarwiyah, menjamak shalat di Namirah pada hari ‘Arafah, dan tidak meninggalkan ‘Arafah sebelum matahari tenggelam.

Setiap sunnah yang dilakukan dalam ibadah haji adalah bentuk penghormatan dan penghayatan terhadap ajaran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dengan mempraktikkan sunnah-sunnah ini, para jamaah dapat menyempurnakan perjalanan spiritual mereka dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh kesungguhan. Haji bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga merupakan perjalanan rohani yang membawa berkah dan keberkahan bagi setiap muslim yang melaksanakannya.


Artikel lainnya

Kementerian Agama Rilis Aplikasi "Kawal Haji"

Kementerian Agama (Kemenag) resmi meluncurkan aplikasi baru bernama "Kawal Haji". Aplikasi ini hadir untuk memudahkan...

Lanjut baca
Mabit di Muzdalifah dengan skema Murur

Mabit di Muzdalifah dengan cara murur adalah mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah setel...

Lanjut baca
Waspada Penipuan Visa Haji

Haji adalah ibadah yang wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi umat Islam yang mampu. Namun, proses untuk menuna...

Lanjut baca