Artikel

Mabit di Muzdalifah dengan skema Murur

07 Jun 2024 | Administrator

Mabit di Muzdalifah dengan cara murur adalah mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah setelah menjalani wukuf di Arafah. Jamaah calon haji Indonesia saat melewati kawasan Muzdalifah tetap berada di atas bus (tidak turun dari kendaraan), lalu bus langsung membawa mereka menuju tenda Mina.


Pemerintah Indonesia akan memprioritaskan skema murur untuk jamaah dengan risiko tinggi (risti), lanjut usia, disabilitas, dan para pendamping lansia. Sebagai langkah persiapan, PPIH akan meminta petugas kelompok terbang (kloter) untuk mendata jemaah yang akan diikutkan dalam skema murur, sesuai dengan kriteria dan jumlah yang telah ditentukan. Jemaah akan berkumpul di pintu keberangkatan maktab (tenda) di Arafah setelah sholat Magrib untuk selanjutnya diberangkatkan melewati Muzdalifah menuju Mina.


Skema murur akan berlangsung pada 9 Zulhijjah dari pukul 19.00 hingga 22.00 waktu Arab Saudi. Jamaah akan bergerak dari Arafah, melewati Muzdalifah, tidak turun untuk Mabit di Muzdalifah, tapi langsung menuju Mina. Pergerakan jamaah dengan skema murur dari Arafah ini akan dilakukan berbasis daftar nama jamaah yang sudah diusulkan.

Sementara untuk pergerakan jamaah dengan skema normal, sistem taraddudi dari Arafah ke Muzdalifah akan dimulai pukul 22.00 WAS, setelah proses pergerakan skema murur selesai.


Skema murur ditetapkan untuk:


Sekitar 25% dari total jemaah dan petugas haji Indonesia akan mengikuti skema murur, perkiraannya mencapai 55.000 orang.


Keterbatasan ruang di Muzdalifah menjadi tantangan bagi jemaah haji dari seluruh dunia, tidak hanya Indonesia.  Skema murur sejalan dengan keputusan organisasi Islam Nahdlatul Ulama (NU) yang membolehkan jemaah haji meninggalkan mabit di Muzdalifah karena alasan kepadatan tanpa dikenakan dam (denda), sebab kondisi jemaah yang berdesakan berpotensi menimbulkan mudharat/masyaqqah dan mengancam keselamatan jiwa.


Tempat di Muzdalifah menjadi semakin sempit dan berpotensi kepadatan luar biasa yang jika dibiarkan akan dapat membahayakan jemaah. Sebab itulah perlu diterapkan skema murur saat mabit di Muzdalifah.


mabit-murur-small.png 1.23 MB


sumber : Kemenag RI


Artikel lainnya

Sunnah-sunnah Haji

Haji, salah satu ibadah dari sekian banyak ibadah yang dimiliki oleh umat Islam, adalah momen sakral yang dirindukan...

Lanjut baca
Waspada Penipuan Visa Haji

Haji adalah ibadah yang wajib dilaksanakan sekali seumur hidup bagi umat Islam yang mampu. Namun, proses untuk menuna...

Lanjut baca
Mabit di Muzdalifah dengan skema Murur

Mabit di Muzdalifah dengan cara murur adalah mabit (bermalam) yang dilakukan dengan cara melintas di Muzdalifah setel...

Lanjut baca